mengapa kita tau seberapa berartinya seseorang buat kita
justru ketika ia benar-benar pergi
ketika melihat ia melangkah menjauh
ingin rasanya aku berteriak dan memohon "jangan pergi "
ingin rasanya aku berlari dan memeluknya
tapi kenyataannya aku hanya diam
tak mampu melangkahkan kaki
dan aku hanya mampu menangis dalam sepi
kucoba berkali-kali membalikkan badan
agar aku tak lagi melihat kau pergi menjauh
tapi aku tak bisa
lagi-lagi aku menoleh
melihat kau pergi semakin jauh
dan kini kulihat secercah cahaya menemanimu disana
terangi jalanmu, temani diri dalam sepi
jangan pernah lagi kau membalikkan badan
atau menoleh sedikitpun ke belakang
karena itu hanya akan membuat cahayamu redup
aku janji aku akan melangkah pergi
dan membalikkan badan
jika aku benar-benar tak mampu lagi melihatmu disana
karena kau benar-benar sudah pergi begitu jauh
Senin, 26 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar